Sabtu, 08 November 2014

DIA YANG SEDANG SENDIRI


 

 Sesosok wanita tangguh yang terkadang rapuh, berdiri tegap sedang tak menantang. Terjebak dalam masa lalu kelabu, berusaha mengayuh menjauh. Susah tuk berlabuh menuju hati yang baru. Topeng demi topeng telah ia pakai sekali duakali dan berkali-kali. Hingga tak ada celah tuk mengamati cerita di sela matanya. Entah apa yang sedang ia tuju saat ini. Tawa yang kadang fana dan senyum sedang semu. Tatapnya tak terasa hangat maupun dingin. Kosong terkadang bermakna juga tak gampang dicerna. Hati yang sedang seperti kayu tapi bukan seperti batu. Hati yang sedang menipu dengan raut palsu. Hati yang sedang sendiri...